Ta’jilun Nada-BAB I. Pembagian Isim Mabniy: Mabniy atas Kasrah

1.5.  Pembagian Isim Mabniy قوله: (كَهؤُلاءِ في لُزُومِ الكَسْرِ، وكَذلِكَ حَذامِ وأَمْسِ في لُغَةِ الحِجَازِييّنَ). Ibnu Hisyam rahimahullah berkata : “Seperti هؤُلاءِ dalam hal tetapnya kasrah sebagai harakat akhirnya [tidak mungkin berubah menjadi harakat lain], demikian pula dengan حَذامِ  dan أَمْسِ dalam logat orang-orang Hijaz.” ذكر أن المبني أربعة أقسام: مبني على الكسر، ومبني على … Continue reading Ta’jilun Nada-BAB I. Pembagian Isim Mabniy: Mabniy atas Kasrah

Advertisements

Isim Maqshur, Isim Manqush dan Isim Laa yanshorif

Isim Maqshur isim yang berakhiran alif lazimah atau alif bengkok (dalam istilah orang jawa) yang huruf sebelum alif adalah difathah. Contoh : مُوْسَى (muusa) = musa مُصْطَفَى (mushtofa) = yang terpilih Dari kata di atas, mempunyai akhiran yang disebut dengan alif lazimah atau alif bengkok yang biasa disebut orang jawa. Sehingga ketika menemukan kata dengan … Continue reading Isim Maqshur, Isim Manqush dan Isim Laa yanshorif

Apakah Anak-ku harus rangking 1?

"Happy every day"

Si Ranking 23 : “Aku ingin menjadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan”

Di kelasnya terdapat 50 orang murid, setiap kali ujian, anak perempuanku tetap mendapat ranking ke-23. Lambat laun membuat dia mendapatkan nama panggilan dengan nomor ini, dia juga menjadi murid kualitas menengah yang sesungguhnya. Sebagai orangtua, kami merasa nama panggilan ini kurang enak didengar,namun ternyata anak kami  menerimanya dengan senang hati.

Suamiku mengeluhkan ke padaku, setiap kali ada kegiatan di perusahaannya atau pertemuan alumni sekolahnya, setiap orang selalu memuji-muji “Superman cilik” di rumah masing-masing, sedangkan dia hanya bisa menjadi pendengar saja. Anak keluarga orang, bukan saja memiliki nilai sekolah yang menonjol, juga memiliki banyak keahlian khusus. Sedangkan anak kami rangking nomor 23 dan tidak memiliki sesuatu pun untuk ditonjolkan. Dari itu, setiap kali suamiku menonton penampilan anak-anak berbakat luar biasa dalam acara televisi, timbul keirian dalam hatinya sampai matanya begitu bersinar-sinar.

Kemudian ketika dia membaca sebuah berita…

View original post 1,339 more words

Ta’jilun Nada-BAB I. Pembagian Isim dari Sisi I’rab dan Bina’

قَوْلُهُ: (وَهُوَ ضَرْبَانِ: مُعْرَبٌ، وَهُوَ مَا يَتَغَيَّرُ آخِرُهُ بِسَبَبِ العَوَامِلِ الدَّاخِلَةِ عَلَيْهِ كَزَيْدٍ، وَمَبْنِيٌّ، وَهُوَ بِخِلَافِهِ) Ibnu Hisyam rahimahullah berkata: Isim ada dua jenis: Mu’rab, yaitu yang harakat akhirnya bisa berubah dengan sebab adanya ‘amil/faktor-faktor yang masuk padanya. Misal: زَيْدٍ [harakat akhir berupa kasratain, dan dapat berubah menjadi harakat lain sesuai ‘amil yang masuk padanya] … Continue reading Ta’jilun Nada-BAB I. Pembagian Isim dari Sisi I’rab dan Bina’

Sejarah Perkembangan Ilmu Fiqih IV: Setelah Zaman Tabi’in

Setelah masa Tabi’in muncul masa keilmuan yang gemilang. Mereka mengambil pengetahuan dari samudra ilmu guru-guru mereka. Berpegang teguh dengan masnad hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Menggunakan dalil-dalil dari perkataan para Shahabat dan Tabi’in radhiallahu 'anhum dengan mengetahui bahwa dalil-dalil tersebut ada kalanya hadits manqul dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang mereka singkat menjadi hadits mauquf … Continue reading Sejarah Perkembangan Ilmu Fiqih IV: Setelah Zaman Tabi’in

Ta’jilun Nada-BAB I. Tanda-Tanda Isim

1.3. Tanda-Tanda Isim قوله: (فَأَمَّا الاسْمُ فَيُعْرَفُ باَلْ كَالرَّجُلِ، وبالتَّنْوِينِ كَرَجُلٍ وبالحَدِيثِ عَنْهُ كَتَاءِ ضَرَبْتُ) Penyusun Qathrun Nada, Ibnu Hisyam rahimahullah berkata : “Adapun isim, maka dikenali dengan اَلْ seperti الرَّجُلِ , dan dengan tanwin seperti رَجُلٍ , dan dengan menceritakannya, seperti ta’ pada kata ضَرَبْتُ .” اِقْتَصَرَ الْمُصَنِّفُ على عَلَامَاتِ الْاِسْمِ دُوْن تَعْرِفه؛ لأن … Continue reading Ta’jilun Nada-BAB I. Tanda-Tanda Isim

Ta’jilun Nada-BAB I. Pengertian Kata dan Jenis-Jenisnya

1. KATA DAN JENIS-JENISNYA 1.1. Definisi kata قوله: (الْكَلِمَةُ قَوْلٌ مُفْرَدٌ) بدأ المصنف - رحمه الله تعالى - بتعريف الكلمة. لأنها موضوع هذا العلم، ولأن الكلمة جزء الكلام، والجزء مقدم على الكل Penyusun Qathrun Nada, Ibnu Hisyam rahimahullah berkata: الْكَلِمَةُ قَوْلٌ مُفْرَدٌ “Kata adalah ucapan yang berbentuk mufrad.” Penulis [yaitu penulis Qathrun Nada, Ibnu Hisyam] … Continue reading Ta’jilun Nada-BAB I. Pengertian Kata dan Jenis-Jenisnya